BEST PRATISE
IMPLEMENTASI PEMBELEJARAN MENDALAM DALA PELAJARAN IPA
PRESS (Presentasi eksperimen Sainsn)
Mardiah (SMP Negeri 3 Padalarang)
https://vt.tiktok.com/ZSy3Lv5Qd/
https://vt.tiktok.com/ZSy3N8NBt/
A.SITUASI
Latar belakang pembelajaran
PRESS adalah:
1.
Di media social sangat
banyak konten tentang percobaan sains yang menarik dan sains magic. Bukan hanya di youtube tapi di Tiktok atau Intagram
yang sudah menjadi hiburan dan tontonan yang menyenangkan bagi anak-anak remaja
dan umum.
2. Di kalangan pelajar, sains belum menjadi bagian penting. Dan belum menjadi hal yang familiar bagi kehidupannya, Bahkan Sains masih dianggap
hal yang sulit dan asing untuk dikerjakan atau dipahami.
3. Hampir semua murid memiliki gadget dan sudah menjadi kebutuhan bahkan tidak bisa dicegah, oleh sebab itu guru menjadi fasilitator agar
murid dapat memanfaatkan gadget sebagai sumber belajar yang utama untuk sains,
4. Memodifikasi dari Lomba Eksperimen Sains (Lensa) yang pernah dilaksanakan
oleh MGMP Sub Rayon dan Kabupaten Bandung Barat dan dirintis oleh Ekstrakurikuler Science Club SMP Neger3 3 Padalaranf sejak 2011 sampai 2018.
5.
Biasa metoda ini dilakukan
oleh Ekskul Science Club, namun sejak 2017
sudah dicoba dilakukan di kelas dengan terus-terusan mengalami
penyempurnaan selama 7 tahun,
B. TUJUAAN
1.
Memberikan tantangan untuk
murid dalam belajar agar tercapai prinsip pembvelejaran mendalam yang menggembirakan dan bermakana dan bekreksadaran.
2. Membangun pembelajaran dengan Dimensi profil lulusan yang kreatif,
kolaboratif, kritis, bernalar kritis.
3.
Memnagun generasi yang
sesuai dengan zamannya yaitu memanfaatkan digital dengan maksimal.
C. AKSI NYATA (Action)
1.
Persiapan:
·
Membentuk kelompok
berjumlah 2-3 orang sesuai pilihannya.
·
Guru menginstruksikan
untuk setiap kelompok agar mencari judul ekseperimen yang ada hubungannya
dengan tekanan zat padat, zat cair dan gas. Kemudian menyiapkan alat, bahan
sediri dan dicoba berulang-ulang dalam kelompoknya. Lalu menyerahkan Lembar Kerja
ke guru agar tidak ada judul yang sama. Jika Judul datang kemudian dan ada yang
asama maka harus mengganti judul.
·
Sumber pencarian dari AI (ChatGpt atau Gemini) atau Instagram dan Tiktok.
·
Setiap kelompok menyusn Lembar Kerja Sains yang memuat judul, alat dan bahan, cara kerja, hasil dan
kesimpoulan dalam satu lembar.
2. Pelaksanaan
·
Guru menyiapkan tabel
penilaian di papan tulis atau kertas plano yang memuat nama kelompok, nilai
presentasi, bintang pertanyaan dan min yang tak fokus,
·
Guru menjelaskan aturan
permainannya yaitu: kelompok yang tampil diundi, waktu tampilannya selama 15
menit, (10 menit presentasi dan 5 menit tanya jawab). Nilai presentasi dilihat
dari kekompakan, kejelasan suara dan menarik eksperimen, Saat tanya jawab setiap
kelompok mendapat bintang, kelompok yang tidak memperhatikan mendapai nilai
minin.
·
Setiap kelompok tampil
dengan diundi menggunakan undian “Spin the Whell” secara On line. Tampilan dengan
urutan: Perkenalkan kelompok, Judul eksperimen, tujuan, alata dan bahan yang
digunakan sambil diperlihatkan, cara kerja langsung diperagakan dan kesimpulan.
·
Tanya jawab kelompok lainnya,
Kelompok yang bertanya 3 buah dan terakhir guru bertanya, Yang memimpin tanya
jawab langsung kelompok.
·
Guru mengajukan satu
pertanyaan sebagai penguatan terutama aplikasi eperimen dalam kehidupoan
sehari-hari.
·
Guru membimbing memberikan
penilaian Bersama untuk kelompok yang presentasi. Dilihat dari kriteri keaktipan semua anggota,
kejelasan bicara dan menarik percobaannya. Rentang nilai antara 90 sampai 99.
·
Guru menyimpulkan eksperimen
yang tampil dan setiap murid menuliskan kesimpulannya di buku masing-masing dan
diarahkan membuat kesimpulan dengan bahsa sendri sebagai penilaian literasi
(assement formatif di akhir).
·
Guru mengajukan pertanyaan
akhir untuk perbaikan pembelejaran yaitu bagaimana pembelajaran hari ini? Jika
memberi nilai anatar 60 sampai 100 berapakah kalian memberi nilai pembelejaran
hari ini?
D. HASIL
·
Murid merasa mendapat
tantangan dalam belajar sehingga mereka dengan penuh semangat mencari judul
dari medsos, berlatih, mencari sendiri alat dan bahan. Lalu memperagakan
ekeprimen. Dengan hal ini maka munculah prinsip pembelajaran mendalam yaitu
berkesadaran, belajar bermakna dan menggembirakan.
·
Yang terlihat jelas
prinsip belajar muncul adalah Ketika kelompok presentasi dibawakan dengan penuh
percaya diri, apalagi jika eksprimennya
menarik. Sehingga sering muncul “Aha moment”. Dan hal ini terlihat jelas
peserta, murid lainnya sangat antusius untuk mengajukan pertanyaan karena rasa
penasaran tersebut.
·
Kritis dan kreatifitas
murid muncul saat memanfaatkan AI, Youtube, Tiktok dan Instagram untuk mencari
judul eksperimen sains, dan membuat Lembar kerja sendiri,
·
Kolobarasi terbentuk saaat
mereka mencari sendiri judul, berlatih di rumah, pembagian membawa alat dan
bahan dan membagi peran saat presentasi.
·
Komunikasi muncul saat
presentasi ekeperimen di depan teman dan saat proses tanya jawab.
·
Pengalaman belajar
mendalam muncul yiatu pemahaman karena berlatih di rumah sebelum tampil baik
konsep atau prosedur, Pengalaman mengaplikasikan yaitu menjelasakan manfaat
ekeprimen dalam kehidupan sehari-hari. Merefleksikan pembelejaran oleh guru di
akhir belajar.
·
Dalam setiap akhir
belejara jika guru mengajukan pertanyaan assesmen for Learning yaitu untuk
perbaikan pembelajaran. Jika Guru mengajukan pertanyaan, bagaimana pembelejaran
hari ini? Jawaban selalu dengan serentak, seru, menarik. Berapa nilai yang
diberikan antara 60 sampai 100. Hamper setiap kelas, 99 atau 100. Hal ini menunjukkan pembelajaran sangat
menantang, menarik dan mengembiarakan karena semua sesuai selera dan dunia
mereka. Dan Guru hanya memfasilitasi saja. Semua potensi murid terlibat
langsung.






Tidak ada komentar:
Posting Komentar