CARA MENGHADAPI ORANG YANG MENCARI  KELEMAHAN UNTUK MENJATUHKAN  KARENA KESEWENANGAN KEKUASAAN , IRI DAN  DENGKI

Pahamilah..seni dalam bergaul itu ternyata sangat unik, bervariasi dan sangat khas.
Disatu sisi kita bisa melakukan hal yang positif yang bermanfaat bagi orang lain.
Banyak yang merasakan manfaat kehadiran kita, kita dinanti melakukan action yang membuat mereka bahagia.

Namun disisi lainnya,  banyak pula orang yang tidak suka dengan kita melakukan yang dikerjakan.
Dengan berbagai cara mereka berusaha untuk menutup semua aktfitas kita dengan cara halus ataupun kasar, secara terbuka atau terang-terangan. Hal ini suatu hal yang biasa, mungkin sunatullah ya..?
Lho..kok..hal yang biasa..?

Ya..jangankan kita manusia biasa, rakyat, Presiden saja yang sudah banyak jasanya mengatur seluruh negeri passti ada saja penentangnya, Jangankan Presiden Nabi juga sebagai manusia suci tanpa dosa ada pendukung dan banyak pula penentang dan pembencinya bahkan menghinanya, dan yang lebih hebat lagi,  Allah SWT sebagai penguasai dan menciptakan alam ini,  banyak yang membenci, menghina, tak dianggap keberadaanNya bahkan banyak pula yang menghinanya, itu Tuhan Penciptanya sendiri.

Lalu...apalah kita, manusia biasa yang tak sempurna. Jika melakukan kebaikan  yang positif maka bersiaplah akan datang pembenci dan penentangnya.
Seperti apa cara pembenci dan penentang pada kita manusia biasa ini.?
Memang bermacam-macam, salah satunya adalah sangat aneh dan tidak disangka,  yang disebabkan karenakan kesewenangan kekuasaan, bisa iri ataupun dengki..

Yang sangat aneh,  ya..memang aneh dan halus penuh teka teki sulit dilihat namun dapat dirasakan. Mereka akan berbuat sangat baik dalam pergaulan, simpati dan tolerasni, bicara dihadapan kita sangat manis dan bersahabat.
Namun dibelakang kita, mereka berusaha mengorek dan mencari kesalahan, kekurangan dan kelemahan kita untuk membuat citra kita tidak bagus dan jelek. Semua sudut dicari untuk menjatuhkan kita.


Aneh ya..?
Ya memang sungguh aneh sifat manusia.

Manis di depan namun di belakang bisa menyebarkan kekurangan dan kelemahan, tidak sendirian namun akan mencari teman pendukungnya yang bisa dipengaruhi.
Pantaslah Tuhan berfirman kalau kita membicarakan seseorang, membuka aibnya, atau bahkan ditambah-tambah sama dengan memakan bangkai saudaranya yang telah mati, artinya..jika ada orang yang menyebarkan kekurangan dan kelemahan seseorang  untuk tujuan apapun.
Mengapa, Tuhan berkata demikian..?

Siapun yang membicarakan kelemahan dan kekurangan seseorang apalagi ditambah rasa iri dan benci lalu menyebar dalam jumlah banyak, maka akan banyak pula orang yang turut membenci orang tersebut. dan Jika seseorang yang menjadi sumber pembicarakan tahu, dan mendengar dari orang lain maka akan sangat sakit hati, sangat menderita dan tersiksa karena  terdzalimi.

Tapi dalam hal ini, Allah sangat tahu dimana kebenaran, DIA pelindung kebenaran. Jika yang menyebar itu berita bohong karena iri dan dengki atau penekanan untuk menjatuhkan seseorang, maka suatu saat akan terungkap siapa dan bagaimna kebenaran.

Akankah..si pembuat berita bohong dan pembuat berita penyebar kelemahan orang itu tenang dan tentram hidupnya.? No..no..no..

Allah itu Maha adil, DIA itu hakim yang sangat adil dan Maha bijaksana.

Ya  dia akan diadili, apakah dipenjara..? Apakah keadilan nanti di akhirat..?  no.no.
Tidak perlu menunggu hari akhir . Saat inipun akan diadili, lalu siapa yang menghukumnya ?

Diri sendiri,  Hatinyalah yang akan menjadi hakim untuk kedhaliman yang dilakukannya.
.Mengapa..?

Karena nurani dan kalbu itu sangat jujur dan tak pernah berbohong. mulut dan nafsu bisa berdusta.. tapi hati tidak akan pernah..

Maka, bagi siapa saja yang sedang dan pernah menjadi bahan pembicaraan dan yang sedang dan pernah dilakukan dengan tidak adil oleh kesewenangan kekuasaan, yang sedang dicari kesalahan untuk dijatuhkan karena iri dan dengki, disebarkan berita bohong tentang kita.
Bersabarlah.. tidak perlu melawan dengan kata-kata, tak perlu menghukum dengan tindakan, tak perlu mendo`akan yang jelek.

Disaat kita merasa sakit hati yang sangat dalam dan tertekan karena telah disebarkan berita kelemahan kita atau dicari kesalahan dan kekurang kita lalu disebarkan untuk menjatuhkan kita.. sakit hati , tertekan, itu sangat pasti karena kita manusia.

Disaat ini kita sedang merasakan kesulitan hidup dan tertekan karena kesewengangan kekuasan.
Tetaplah .selalulah curhat pada pembuat alam ini. 
Curhatkanlah pada Yang Maha Tahu dan Yang Maha Bijaksana. 
Yakinlah..Tuhan akan melakukan keadilannya dengan caranya sendiri.
DIA akan sangat tahu bagaimana memperlakukan hambanya yang menindas sesama.
DIA akan sangat Tahu dan Maha bijaksana menolong orang-orang yang tertindas dan teraniaya.
Karena DIA selalu ada di dalam hatinya orang-orang yang teraniaya dan tersakiti, Yakinlah..


Inilah kesempatan kita yang teraniaya untuk lebih mendekatakan hati pada sang pencipta, dengan merintih, memohon, merendah, khusu dan pasrah bahwa kita makhluk yang sangat lemah dan tak berdaya dihadapanya.
Kita tidak punya kekuatan apapun dihadapanya.
Tidak ada daya dan upaya kecuali dengan pertolonganNya.

Dengan mengalirkan air mata kepasrahan di saat semua mahkluk terlelap, kita merintih serasa Tuhan ada di depan mata, karena memang DIA akan hadir mendengar rintihan orang-orang tertindas. 
Tanpa kita membalas saudara kita yang menindas mereka telah dihukum oleh nuraninya sendiri. 
Dan kita jangan pernah membalasanya, 

Dan lihat saja, saksikan saja, beberapa saat, jika dia mengikuti nuraninya,  mulutnya akan mengatakan maaf, namun jika  mulut terkunci untuk minta maaf karena ego dan gengsinya yang lebih kuat.
Tapi kita hanya melihat saja,  tidak perlu banyak bicara,  amati dan perhatikan pada sang  penindas.
Walau mulut tak mengakui kesalahannya. tapi tingkah lakunya akan sangat gugup, ragu dan mengatakan penyesalannya ketika berada di depan kita.
Pasti..itu sangat pasti..karena mereka punya hati yang sangat jujur..gerak-gerik mereka akan menunjukan bahwa aku telah bersalah padamu, tapi nafsu dan egoku  tak mau mengakui kesalahannya

Inilah salah satu penyiksaan dan hukuman yang dia terima dari sang Maha bijaksana. bergejolak
antara hati yang jujur dan nafsu yang egois. Setiap pembuat kesalahan bertemu kita, itulah saatnya hukum Allah dia alami, kegelisahan batin dan hati yang sangat, sedang berperang dalam hatinya.
Ini baru satu hukuman..

Keadilan Allah akan datang lagi.. Hukum karma akan berlaku. sang penindas suatu saat akan menerima balasan dari penindasan berupa bentuk yag sama sakitnya atau bahkan akan lebih lagi rasa sakinya dari yang telah dia lakukan,

Karena bumi ini adalah alam yang sangat almiah bukan hanya bentuk luar, mofologi, tumbuhan, hewan, manusia namun tingkah lakupun berjalan dengan alamiah.
Menanam jagung maka akan tumbuh jagung, menanam padi akan tumbuh padi.
Begitupun menanam kebaikan akan kita dapatkan kebaikan.
Dan menanam keburukan pada orang lain maka keburukan itu adalah akan datang untuk kita.
Alamiah bukan..?, orang bilang hukum karma..?
Namun inilah hukum alam.. Sunatullah..

Maka.. bagi yang tertindas, terdzalimi, yang dihinati, yang disakiti,  tidak perlu risau dan gelisah, Nikmati saja, hadapi saja dengan tenang dan santai walau saat kejadian akan kaget dan panik, itu pasti tapi hanya sesaat, dan cepatlah bangkit karena penindasan yang kita terima itu adalah salah satu bentuk ujian, test untuk kita bisa naik kelas. Kita tidak akan pernah naik kelas kalau belum pernah mengikuti ujian di sekolah.
Selalulah berfikir positif tentang yang ada di depan mata.
Pasti dan sangat pasti, dibalik kesulitan itu ada kemudahan, pasti, sudah hukum alam, 

dibalik kesulitan ada hikmah yang besar, yang siap akan kita raih.

Jadi , kita tidak akan pernah naik derajat kemanusian, kalau belum pernah diuji. Penindasan, yang telah  menyebarkan kelemahan dan kekurangan kita karena rasa iri dan dengki, Penindasan karena bentuk kesewenangan kekuasaan ini adalah salah satu bentuk ujian untuk kita bisa naik derajat, Penindasan karena bentuk kebijakan yang menyusahkan dan mempersulit kehidupan orang lain, Kita tidak harus melawan..
Biarlah Alam dan Allah yang memberikan hukum alam yang sangat alamiah

Jadilah insan yang kuat dan tangguh terhadap badai dan goncangan. Semakin lama maka  goncangan dan badai yang kita terima akan semain berat dan sulit.
Tapi tetaplah bertahan untuk sampai pantai tujuan karena sang Maha tetap akan menemani kemanapun kita melangkah. ami
n..

Salam Penuh Nurani yang Jujur

Mardiah Alkaff
Bandung 13 januari 2015

Tidak ada komentar:

Tulisan Menginspirasi

BEST PRACTISE KALISA (Katrol Lift dengan STEM) Pengalaman terbaik dalam implementasi Pembelejaran Mendalam Oleh: Mardiah SMP Negeri 3 Padala...