KELAS INSPIRASI DIMATA  GURU




Guru adalah satu profesi yang setiap harinya berhadapan dengan siswa,
Guru merupakan unjung tombak pendidikan secara resmi, dengan ijazah dan akta pendidikan.
Dan....
Namun...

Ketika sang  guru bersama, bergabung dengan profesi lain berada dalam satu sekolah,
berada bersama dalam satu visi dan misi..
Itu suatu yang sangat luar biasa...
Ketika sang guru menyaksikan rekan kerja adalah Pramugari, Penyiar, Reporter, Dokter, Psikolog, Musisi, Peneliti, Trainer,
Ada getaran yang sangat luar biasa dari dalam lubuk hati..
Ada kekuatan energi positif yang muncul tiba-tiba


Kekuatan energi lebih muncul lagi disaat menyaksikan seorang Penyiar Radio yang cantik, ramah dan energik  datang sengaja ke sekolah dasar dengan cuti satu hari.
Kekuatan energi lebih besar lagi disaat
menyaksikan Pramugari cantik dengan costum dalam pesawat berada dalam kelas,
bercengkrama dan dikerumuni para siswa
ketika seorang dokter gigi berkomunikasi dengan siswa, berfoto
Itu sungguh luar biasa...
itu sungguh pemandangan baru yang mengelitik sang guru

Ngiri..? tersaingi..?
no..no...no...

Yang ada adalah...
 terharu, kagum, bangga dan merinding
Begitu semangat para relawan pendidikan Kelas Inspirasi memperjuangkan anak bangsa
Begitu semangat para relawan tua dan muda turut bertanggung jawab terhadap kemajuan anak bangsa.



Sangat merinding disaat seorang musisi group Band terkenal menyempatkan waktu untuk menghibur para siswa Sekolah dasar di sela kesibukannya untuk tampil di panggung.
Dengan penuh energik, mengajak siswa bernyanyi bersama di halaman sekolah
itu pemandangan yang sangat jarang terjadi..
Dengan sangat kagum menyaksikan para siswapun terhibur.

Terpancar dari wajah relawan pendidikan rasa tanggung jawab dan semangat tinggi
walau harus datang dari luar kota,
Semangat membangun Mimpi anak Bangsa walau tanpa dibayaran dan tanpa sertifikat.
Walau semua sukarela..
Terlihat degan sangat jelas pendidikan tanah air  memiliki harapan akan maju
 karena diluar para guru
Telah tampil  ribuan tenaga profesional yang sudah
mewujudkan dengan nyata bukan cuma dimulut


Keharuan, rasa bangga semakin bertambah dimata sukarelawan guru
Disaat ratusan relawan Pendidikan berkumpul bersama di gedung bersejarah tempat bersatunya
bangsa Asia dan Afrika
Mereka berikrar,
Mereka menyuarakan satu tujuan,
Mereka bergandengan tangan,
Mereka menyatukan visi dan misi

Ikrar yang penuh semangat..
Bertanggug Jawab terhadap pendidikan di Tanah air
Ikrar bahwa Mereka Bantu Meraih Mimpi Anak Indonesia
terpancar di wajah mereka
Semua profesi yang bukan guru turut Memajukan anak bangsa.

Haru, Bangga, Merinding itu naluri yang alamiah bagi kami para guru
Untukmu para profesioal dalam berbagai profesi
Haru, bangga dan merinding dari kami hati para guru
Untukmu para penjuang Pendidikan di berbagai profesi
Melihat kalian ada, melihat semangat yang kau kobarkan
kami yakin, kami tidak sendiri mendidik anak bangsa
Melihat kalian tampil dalam Kelas Inspirasi
kami yakin keterpurukan pendidikan tanah air  akan bisa teratasi

Kami tentram mendampingi anak bangsa setiap hari
Karena kita ..
Kelas Inspirasi ada bersama kami
Marilah lebih eratkan lagi tangan kita untuk bergandengan
Marilah Nyatakan lagi Ikrar janji kita
demi anak bangsa.
mari Wujudkan lagi
BANGUN MIMPI ANAK INDONESIA

Selalu dan pasti.

Kami Bangga, haru dan Merinding untukMu
KELAS INSPIRASI BANDUNG #3



Salam Kemajuan
Relawan KI Bandung #3
Sang Guru

#Mardiah.
SDN Krida Utama KBB
















Group 44
24 Pebruari 2015

                        KAU DATANG UNTUK PERGI




Kujalani hidup dengan penuh liku
kadang lurus, ke kanan, ke kiri, naik turun
lalu tersunggkur dan jatuh
lalu..bangkit duduk dan berlari..
ku berikan semua perhatian dan kasih sayang
Ku curahkan energi dan tenaga
hanya untuk memandang kalian bisa tersenyum
hanya untuk bisa melihat orang-orang terdekat bisa
menjalani hidup penuh makna.
hanya untuk bisa melihat kalian tumbuh penuh arahan

Hari demi hari kita merajut benang yang tercerai berai
kita satukan hati dengan satu langkah kerja nyata
Apakah mungkin semua akan terkoyak..?
Hari demi hari kita menyusun tawa dan canda bersama
kita satukan lagkah dengan menyusuri indahnya alam bukit nan sejuk
Air hujan dan panas telah menjadi saksi atas kebersamaan kita
pohon dan air terjun telah mengabulkan bahwa kita memang sama
namun..ternyata..
Kita bisa menyatu, hanya untuk beberap saat
kalian datang untuk menyatukan langkah dan asa
jika untaian sudah tersusun rapih kau hancurkan kembali
kau bertebaran sesuai yang kamu mau
Kau pergi sesuai yang kau inginkan.

 Untuk apa aku menyusun semua ini..?
kalau hanya untuk dihancurkan
Untuk apa aku harus memberikan semua energi ketulusan
kalau hanya untuk bercerai berai..
Karena energi yang telah kita susun selalu mendapat benturan batu runcing,
itu sudah kamu ketahui.
karena energi yang telah kita  kumpulkan terus dan terus mendapat terpaan
angin kencang dan badai yang dahsyat
Itupun kamu fahami..
Tapi aku kuat dan harus kuat dan memang bisa kuat menghadapinya
karena kalian selau hadir membawa api semangat membara
karena kalian selalu hadir membawa senyum persahabatan
karena kalian selalu hadir menghembuskan angin kesejukan.

Namun aku akan sangat rapuh, koyak dan terjatuh
ke dasar lautan yang sangat dalam dan gelap gulita
Jika harus mengurai benang yang telah aku untai
akan sangat rapuh jika harus membelah hati yang telah membulat

haruskah aku diam..terpaku dan tak bergerak..
Siapa yang bisa kuat jika harus terpisah dengan orang-orang terdekat
bukan cinta. bukan cinta namun kasih sayang dan ketulusan karena kebersamaan
itu akan lebih menyakitkan jika terpisah daripada cinta anak  remaja
kalian datang, menguntai kasih lalu kalian pergi
itukah yang kalian buat setiap waktu..?
Dengan membiarkan kami menyaksikan semuanya terjadi
Dengan membiarkan aku menikmati rasa sakit yang teramat dalam
setiap saat, Setiap waktu, Setiap Tahun..?

Inikah jalannya liku hidup yang harus ada..?
memang menyakitkan, walau bibir tidak bicara walau mulut tak bersuara
namun hati dan nurani bergejolak..
Kenapa kalian tega memperlakukan hidup seperti ini
kenapa hidup ini tidak abadi
kenapa hidup harus berakhir
kau pergi setelah semua persaudaraan dan persahabatab telah kita ukir..


Akhirnya kalian harus pergi...
untuk itukah kalian diciptakan..
untuk membuat sakit hati inikah kalian melakukan ini.. ?

dan akhirnya...memang  kalian harus pergi
mengapa kamu  harus meninggalkan tempat ini
bukankah disini kita pernah tertawa bersama, pernah menangis bersama

suka dan dukapun pernah kita jalani bersama
Mengapa kalian harus meninggalkan tempat ini..?
Kami akan sangat kuat jika harus menghadapi badai dari luar yang dahsyat
Tapi akan sangat terjatuh dan tak kuasa jika harus menghadapi perpisahan


Kau diam tak bersuara
Kau diam tak berkata
tapi hatimu, hatiku selalu berkata
tapi..hati kita mengatakan  suara kelembuatan nurani manusia yang telah menyatu..
Dan....
Dan...
dan...akhirnya  kau datang..kalian datang hanya untuk Pergi...?
Adil kah..?
Tentu..
tidak...
Namun.. Itulah kenyataannya.. Menyakitkan.. sungguh Menyakitkan...
Sakitnya tuh disini... disini,,,,
di lubuk hati paling dalam
dalam sekali..

Salam penuh kasih sayang dan persaudaraan
for all
M. alkaff
jum`at  6 Jan 2015














CARA MENGHADAPI ORANG YANG MENCARI  KELEMAHAN UNTUK MENJATUHKAN  KARENA KESEWENANGAN KEKUASAAN , IRI DAN  DENGKI

Pahamilah..seni dalam bergaul itu ternyata sangat unik, bervariasi dan sangat khas.
Disatu sisi kita bisa melakukan hal yang positif yang bermanfaat bagi orang lain.
Banyak yang merasakan manfaat kehadiran kita, kita dinanti melakukan action yang membuat mereka bahagia.

Namun disisi lainnya,  banyak pula orang yang tidak suka dengan kita melakukan yang dikerjakan.
Dengan berbagai cara mereka berusaha untuk menutup semua aktfitas kita dengan cara halus ataupun kasar, secara terbuka atau terang-terangan. Hal ini suatu hal yang biasa, mungkin sunatullah ya..?
Lho..kok..hal yang biasa..?

Ya..jangankan kita manusia biasa, rakyat, Presiden saja yang sudah banyak jasanya mengatur seluruh negeri passti ada saja penentangnya, Jangankan Presiden Nabi juga sebagai manusia suci tanpa dosa ada pendukung dan banyak pula penentang dan pembencinya bahkan menghinanya, dan yang lebih hebat lagi,  Allah SWT sebagai penguasai dan menciptakan alam ini,  banyak yang membenci, menghina, tak dianggap keberadaanNya bahkan banyak pula yang menghinanya, itu Tuhan Penciptanya sendiri.

Lalu...apalah kita, manusia biasa yang tak sempurna. Jika melakukan kebaikan  yang positif maka bersiaplah akan datang pembenci dan penentangnya.
Seperti apa cara pembenci dan penentang pada kita manusia biasa ini.?
Memang bermacam-macam, salah satunya adalah sangat aneh dan tidak disangka,  yang disebabkan karenakan kesewenangan kekuasaan, bisa iri ataupun dengki..

Yang sangat aneh,  ya..memang aneh dan halus penuh teka teki sulit dilihat namun dapat dirasakan. Mereka akan berbuat sangat baik dalam pergaulan, simpati dan tolerasni, bicara dihadapan kita sangat manis dan bersahabat.
Namun dibelakang kita, mereka berusaha mengorek dan mencari kesalahan, kekurangan dan kelemahan kita untuk membuat citra kita tidak bagus dan jelek. Semua sudut dicari untuk menjatuhkan kita.


Aneh ya..?
Ya memang sungguh aneh sifat manusia.

Manis di depan namun di belakang bisa menyebarkan kekurangan dan kelemahan, tidak sendirian namun akan mencari teman pendukungnya yang bisa dipengaruhi.
Pantaslah Tuhan berfirman kalau kita membicarakan seseorang, membuka aibnya, atau bahkan ditambah-tambah sama dengan memakan bangkai saudaranya yang telah mati, artinya..jika ada orang yang menyebarkan kekurangan dan kelemahan seseorang  untuk tujuan apapun.
Mengapa, Tuhan berkata demikian..?

Siapun yang membicarakan kelemahan dan kekurangan seseorang apalagi ditambah rasa iri dan benci lalu menyebar dalam jumlah banyak, maka akan banyak pula orang yang turut membenci orang tersebut. dan Jika seseorang yang menjadi sumber pembicarakan tahu, dan mendengar dari orang lain maka akan sangat sakit hati, sangat menderita dan tersiksa karena  terdzalimi.

Tapi dalam hal ini, Allah sangat tahu dimana kebenaran, DIA pelindung kebenaran. Jika yang menyebar itu berita bohong karena iri dan dengki atau penekanan untuk menjatuhkan seseorang, maka suatu saat akan terungkap siapa dan bagaimna kebenaran.

Akankah..si pembuat berita bohong dan pembuat berita penyebar kelemahan orang itu tenang dan tentram hidupnya.? No..no..no..

Allah itu Maha adil, DIA itu hakim yang sangat adil dan Maha bijaksana.

Ya  dia akan diadili, apakah dipenjara..? Apakah keadilan nanti di akhirat..?  no.no.
Tidak perlu menunggu hari akhir . Saat inipun akan diadili, lalu siapa yang menghukumnya ?

Diri sendiri,  Hatinyalah yang akan menjadi hakim untuk kedhaliman yang dilakukannya.
.Mengapa..?

Karena nurani dan kalbu itu sangat jujur dan tak pernah berbohong. mulut dan nafsu bisa berdusta.. tapi hati tidak akan pernah..

Maka, bagi siapa saja yang sedang dan pernah menjadi bahan pembicaraan dan yang sedang dan pernah dilakukan dengan tidak adil oleh kesewenangan kekuasaan, yang sedang dicari kesalahan untuk dijatuhkan karena iri dan dengki, disebarkan berita bohong tentang kita.
Bersabarlah.. tidak perlu melawan dengan kata-kata, tak perlu menghukum dengan tindakan, tak perlu mendo`akan yang jelek.

Disaat kita merasa sakit hati yang sangat dalam dan tertekan karena telah disebarkan berita kelemahan kita atau dicari kesalahan dan kekurang kita lalu disebarkan untuk menjatuhkan kita.. sakit hati , tertekan, itu sangat pasti karena kita manusia.

Disaat ini kita sedang merasakan kesulitan hidup dan tertekan karena kesewengangan kekuasan.
Tetaplah .selalulah curhat pada pembuat alam ini. 
Curhatkanlah pada Yang Maha Tahu dan Yang Maha Bijaksana. 
Yakinlah..Tuhan akan melakukan keadilannya dengan caranya sendiri.
DIA akan sangat tahu bagaimana memperlakukan hambanya yang menindas sesama.
DIA akan sangat Tahu dan Maha bijaksana menolong orang-orang yang tertindas dan teraniaya.
Karena DIA selalu ada di dalam hatinya orang-orang yang teraniaya dan tersakiti, Yakinlah..


Inilah kesempatan kita yang teraniaya untuk lebih mendekatakan hati pada sang pencipta, dengan merintih, memohon, merendah, khusu dan pasrah bahwa kita makhluk yang sangat lemah dan tak berdaya dihadapanya.
Kita tidak punya kekuatan apapun dihadapanya.
Tidak ada daya dan upaya kecuali dengan pertolonganNya.

Dengan mengalirkan air mata kepasrahan di saat semua mahkluk terlelap, kita merintih serasa Tuhan ada di depan mata, karena memang DIA akan hadir mendengar rintihan orang-orang tertindas. 
Tanpa kita membalas saudara kita yang menindas mereka telah dihukum oleh nuraninya sendiri. 
Dan kita jangan pernah membalasanya, 

Dan lihat saja, saksikan saja, beberapa saat, jika dia mengikuti nuraninya,  mulutnya akan mengatakan maaf, namun jika  mulut terkunci untuk minta maaf karena ego dan gengsinya yang lebih kuat.
Tapi kita hanya melihat saja,  tidak perlu banyak bicara,  amati dan perhatikan pada sang  penindas.
Walau mulut tak mengakui kesalahannya. tapi tingkah lakunya akan sangat gugup, ragu dan mengatakan penyesalannya ketika berada di depan kita.
Pasti..itu sangat pasti..karena mereka punya hati yang sangat jujur..gerak-gerik mereka akan menunjukan bahwa aku telah bersalah padamu, tapi nafsu dan egoku  tak mau mengakui kesalahannya

Inilah salah satu penyiksaan dan hukuman yang dia terima dari sang Maha bijaksana. bergejolak
antara hati yang jujur dan nafsu yang egois. Setiap pembuat kesalahan bertemu kita, itulah saatnya hukum Allah dia alami, kegelisahan batin dan hati yang sangat, sedang berperang dalam hatinya.
Ini baru satu hukuman..

Keadilan Allah akan datang lagi.. Hukum karma akan berlaku. sang penindas suatu saat akan menerima balasan dari penindasan berupa bentuk yag sama sakitnya atau bahkan akan lebih lagi rasa sakinya dari yang telah dia lakukan,

Karena bumi ini adalah alam yang sangat almiah bukan hanya bentuk luar, mofologi, tumbuhan, hewan, manusia namun tingkah lakupun berjalan dengan alamiah.
Menanam jagung maka akan tumbuh jagung, menanam padi akan tumbuh padi.
Begitupun menanam kebaikan akan kita dapatkan kebaikan.
Dan menanam keburukan pada orang lain maka keburukan itu adalah akan datang untuk kita.
Alamiah bukan..?, orang bilang hukum karma..?
Namun inilah hukum alam.. Sunatullah..

Maka.. bagi yang tertindas, terdzalimi, yang dihinati, yang disakiti,  tidak perlu risau dan gelisah, Nikmati saja, hadapi saja dengan tenang dan santai walau saat kejadian akan kaget dan panik, itu pasti tapi hanya sesaat, dan cepatlah bangkit karena penindasan yang kita terima itu adalah salah satu bentuk ujian, test untuk kita bisa naik kelas. Kita tidak akan pernah naik kelas kalau belum pernah mengikuti ujian di sekolah.
Selalulah berfikir positif tentang yang ada di depan mata.
Pasti dan sangat pasti, dibalik kesulitan itu ada kemudahan, pasti, sudah hukum alam, 

dibalik kesulitan ada hikmah yang besar, yang siap akan kita raih.

Jadi , kita tidak akan pernah naik derajat kemanusian, kalau belum pernah diuji. Penindasan, yang telah  menyebarkan kelemahan dan kekurangan kita karena rasa iri dan dengki, Penindasan karena bentuk kesewenangan kekuasaan ini adalah salah satu bentuk ujian untuk kita bisa naik derajat, Penindasan karena bentuk kebijakan yang menyusahkan dan mempersulit kehidupan orang lain, Kita tidak harus melawan..
Biarlah Alam dan Allah yang memberikan hukum alam yang sangat alamiah

Jadilah insan yang kuat dan tangguh terhadap badai dan goncangan. Semakin lama maka  goncangan dan badai yang kita terima akan semain berat dan sulit.
Tapi tetaplah bertahan untuk sampai pantai tujuan karena sang Maha tetap akan menemani kemanapun kita melangkah. ami
n..

Salam Penuh Nurani yang Jujur

Mardiah Alkaff
Bandung 13 januari 2015

DIA TEMPAT BESERAH

Sudah melakukan yang terbaik menurut kemampuan
tapi masih dianggap tak layak
Sudah melakukan yang positif menurut keadaan
tapi masih dipersalahkan
memang hidup dalam dua persimpangan yang berbeda
membutuhkan energi yang banyak, membutuhkan kekuatan jiwa
membutuhkan keikhlasan

Sabar, ikhtiar, berserah itu yang dapat dilakukan
Senjatanya hanya Do`a
kekuatannya hanya tangisan

Cukup..cukup DIA hanya tempat bersandar
Cukup dan cukup hanya DIA tempat berserah diri.
DIA pelindung yang sangat kokoh
tidak ada daya , tidak ada kekuatan
Kecuali tanganNya yang mampu menenangkan

Karena bersandar pada manusia hanya menimbulkan kekecewaan
karena mendengar manusia tidak akan pernah puas.
karena mengukur amal pada manusia akan selalu salah dan salah
karena pandangan manusia selalu tidak benar

Cukup..dan cukup hanya DIA yang menjadi patokan.
Walau manusia berkata tak menyenangkan
Walau manusia menilai tidak layak

Cukup..hanya DIA tempat Berserah..
Wahai kekasihku yang paling Pengasih dan Penyayang

kamis, 1 Januari 2015
Setitik Debu


BERTAMBAH TERUS, SISWA YANG SAKIT PSIKIS, KEJIWAAN DAN  EMOSI DI SEKOLAH
DENGAN GEJALA NANGIS BERLEBIHAN, SAKIT DADA DAN JANTUNG SAMPAI PINGSAN DI KELAS

MENGAPA DAN BAGAIMANA BISA TERJADI?



Di Sekolah menengah baik SMA atau SMP sering siswa yang tiba-tiba sakit dada, katanya asma, sambil nangis kadang histeris atau kadang pingsan. pemandangan ini sangat sering terjadi  dan umumnya dialami oleh siswa perempuan. Pada awalnya saya sangat percaya kalau siswa yang mengeluh itu sakit dada, asma, sakit jantung, sakit maag atau  belum sarapan...tapi karena serignya siswa seperti itu, bahkan ada siswa yang rutin jadi penuh tanda tanya, benarkah ? Apa dan mengapa seprti ini ? , dan mengapa siswa perempuan yang umumnya mengalami hal ini.

Ya, benar, ternyata remaja perempuan lebih banyak yang mengalami nangis histeris, sakit dada, jantung, asma?  Inilah pertanyaan besar. Ini kenyataan , ini fenomena nyata yang ada di sekolah menengah. Kalau permasalahan  remaja laki-laki adalah berantem di kelas, ganggu teman, ke warnet atau kebu-kebutan naik motor.


Remaja perempuan yang sakit dadanya, kalau ditanya umumnya mereka menjawab,  saya sakit asma atau jantung, bahkan  banyak siswa mengalami seperti ini berulang-ulang. Bagaimana penanganan guru di sekolah?  Umumnya guru menyuruh siswa tersebut untuk duduk, narik nafas, tenang dan biarkan dia nangis sepuasnya..ya itulah awal saya menghadapi siswa yang sakit dada. Tapi masih saja siswa berulang-ulang mengalami seperti ini, dan malah semakin lama semakin banyak siswa yang mengalami hal ini.

Pengalaman berharga, berawal dari siswa yang rutin pingsan sejak setahun yang lalu sewaktu dia masih kelas 7,  yang katanya sakit dada dan jantung, menurut pengakuannya,  padahal belum diperiksa dokter . Kebetulan saya sangat dekat dengan siswa ini, sebut saja Rika,.saat dia pingsan yang sudah sangat sering,  akhirnya guru  bosan juga menanganinya..dia lagi..dia lagi..sudah sering.

Satu hari  saya coba dekati.dan berbisik di telinganya. Rika ini ibu, ibu akan bantu kamu membuat penelitian ide kamu yang kemarin, kamu hebat lho, banyak ide,  Tak disangka dia bangkit dari tidurnya lalu berbisik juga ke telingaku. Bu, aku mau curhat tapi tidak disini ya, tidak di ruang guru ini, tapi di laboratoriu saja. Ok..baik, saya menuntunnya masuk ke laboratorium.

Eh..eh..tak disangka, dia malah bisa berdiri dan berjalan menuju laboratorium bersamaku..sungguh ajaib dan luar biasa, padahal sejak tadi dia tidur dan lemas di kelilingi guru dan temannya.



Sesampai di laboratorium, dia bercerita tetang yang ada dalam difikirannya, Rika bercerita panjang lebar sambil menangis, cukup lama memang.

wow..wow..tenyata masalah yang dialaminya bertumpuk dan sudah lama tapi belum ada jalan keluar.. Di rumah,  itulah awal permasalahan. ayahnya telah meninggal dan ibunya agak mengatur dan menekan karena mungkin masalah ekonomi yang harus bekerja keras mencari nafkah keluarga. Akhirnya di sekolah dia merasa tak ada yang menemati karena tak pecaya diri, dia serasa hidup sendiri, dia butuh curhat pada teman, hanya punya satu teman sebangku namun  itupun tidak terlalu dekat.  Curhat pada guru belum nyaman karena  hanya menambah pusing dan saya tambah merasa bersalah katanya, karena guruku menyalahkan aku karena tidak bisa bergaul  dengan teman , itu menurut persepsinya,  karena dia memang tidak bisa menyesuaikan diri dengan teman sekelas. tapi bu aku sudah berusaha tapi tetap tak ada  teman yang mau menemani saya.
Padahal mungkin tidak, itu hanya perasaaannya saja yang belum punya kepercayaan diri karena belum ada yang sangat memahami permasalahannya.

Inilah bu yang membuat saya bingung dan akhirnya saya sering pingsan di kelas, saya lemah,  sesak dada, jantung saya bocor..akhirnya dia menyalahkan diri sendiri, saya sangat tersiksa dengan hal ini, saya ingin pindah kelas, saya tidak nyaman ada di kelas ini. Kembali dia nangis sambil memaksa pindah kelas.

Saya sebagai pembina eskulnya hanya mendengar semua cuhatannya,  tak bisa berbuat apa-apa, dan akhirnya menagisnya berhenti. Diakhi curhatan saya hanya bisa membangiktkan semangat hidupnya. Tidak bisa membantu masalah di rumah ataupun di kelasnya.
saya akan mencoba dia bangga dengan kemampuanya.
Lalu saya mencoba bertanya padanya..



Kamu hobinya apa? saya hobi membaca, menulis, membuat puisi dan cerita..
Ow..hebat...sangat hebat..ibu akan dukung hobimu dengan memasukanmu pada kelompok membaca West Java Leaders Reading Chellenge (WJRC) tapi hanya 5 orang yangg ibu bimbing, kebetulan ibu dapat tugas dari provinsi. Bagaimana, maukah bergabung dengan ibu..?

Dia sangat senang dan gembira. saya terus memberi semangat. pujian dan dorongan agar dia bisa menghargai kemampuan dan hobinya serta bisa mempecayai dirinya sendiiri.. Kamu pasti bisa menjadi penulis yang hebat Rika..terus kembangkan bakatmu..
Dari wajahnya terlihat senyuman, ibu akan mendukung kamu.

Akhirnya..hubungan kami bertambah dekat, dia sering curhat. lewat sms atau ngobrol langsung. pingsan di kelasnya sedikit demi sedikit berkurang. dan Alhamdulillah sampai saat ini saya belum pernah mendengar dia pingsan lagi..karena dia sekarang rutin membaca dan membuat resensi dan melaporkannya pada padaku untuk disampaikan ke tingkat provinsi, Kadang  berkumpul dalam kelompak WJLRC sekolah "The Dreamers" atau berbagi pengalaman.
Sekarang Rika jadi terlihat lebih  gembira walau sesekali dia tampak murung namun tidak sampai pingsan.



Inilah awal, saya menduga lalu mempraktekan kalau siswa perempuan di sekolah menangis, kejang, teriak, sakit dada, jantung, asama bukanlah sakit fisik...saya mendapatkan pengalaman yang sangat berharga dan sangat luar biasa hasilnya bersama Rika . Akhirnya jika ada siswa yang bilang,  "ibu asmaku kabuh lagi, Ibu aku sesak ". sambil menangis, maka saya tidak akan mempecayainya, tapi akan saya dekati dia  dan langsung bilang, " Kamu bukan asma tapi ada yang sedang kamu fikirkan".


Saya coba membantu dari pengalaman bersama Rika pada setiap siswa yang nangis sesak dada, sebisanya,  agar dia bisa mengeluarkan permasalahan yang difikirnya,
Diawali dengan petnyaan "Apa yang kamu fikirkan ?
,Namun pasti jawabannya.. "gak ada yang saya fikirkan, tidak ada" . saya jawab "pasti ada.."

Kita susul dengan pertanyaan berikutnya,  " kamu pasti punya masalah. di rumah atau di sekolah
Nah pertanyaan ini,  mulai bisa  di jawab.
Kalau sudah menjawab begini,  kita bisa mengejar terus pertanyaan sampai dia bercerita semua  tentang permasalahnya,,


Kalau permaslahannya  di sekolah  maka, guru akan mudah menyelesaikan dengan mengumpulkan teman-teman yag terkait, untuk  dibereskan dan ujungnya harus saling memahami , bermaafan, dan tak jarang pasti akan saling menangis bersama lalu berpelukan.
 Kalau ini sudah selesai .tidak lama berselang,  siswa tersebut akan tertawa dan ceria lagi dan meminta untuk kembali ke kelas untuk belajar.

Pengalaman bersama Rika, berkali-kali saya coba mempraktekan pada  siswa lain yang nangis berlebihan karena  sakit dada dan jantung saat belajar. Dan hasilnya,  alhamdulillah, hanya mendengar curhatan, memberi semangat dan motivasi tanpa memberi nasihat, kadang menyelesaikan jika berkaitan dengan teman sekolah. Dan selesailah. kembali ceria dan gembira .

Ini adalah tips dan cara membantu siswa di sekolah karena tekanan kejiwaan dan emosi. Namun Jika masalahnya parah dan berlarut di rumah .maka kita perlu pendekatan lebih intesn seperti Rika yang sampai saat ini masih sering curhat, Sampai saat ini jika dia tidak merasa nyaman di kelas, atau ada permasalahan pasti dia akan sms, atau  mencariku untuk ngobrol kadang  sambil menangis namun berakhir ceria dan tersenyum kembali,  tanpa pingsan.

Ya , ternyata mendapingi siswa di sekolah bukan hanya membuat mereka cerdas, pintar, kreatif namun guru  harus mampu menyelesaikan permasalahan emosi dan kejiwaannya.

 Ini adalah hal yang sangat penting. Karena sebagus apapun cara mengajar kita, metode dan steraegi pembelajaran  tapi kalau siswanya tidak siap, kalau siswanya bermasalah, maka semuaya akan sia-sia saja,

Ya..ini  hanya  satu cara  pengalaman seorang guru, karena gawat darurat namun berakhir sangat luar biasa.  Mungkin bagi yang lebih ahli, para psikolog atau Psiater ada cara dan trik yang lebih tepat dan mantap. Saya masih harus belajar pada ahlinya.

Ya Ini adalah satu pengalaman berharga saat  mendampingi siswa,  untuk membantu dalam menyelesaikan permasalahan emosi dan kejiwaannya, agar mereka bisa tumbuh dan berkembang sesuai kemampuannya dengan maksimal.

Salam sayang penuh Cinta
     Mardiah Alkaff

6 Desember 2014




 PENGETAHUAN BUKAN TUJUAN UTAMA
            DALAM PENDIDIKAN 

   TAPI SIKAP, KETERAMPILAN 

YANG SANGAT DIBUTUHKAN SISWA UNTUK MEMBENTUK KARAKTER POSITIF
PERCAYALAH....
           (Mardiah Alkaff)




Pelajaran di sekolah yang jumlahnya 12 sampai 15 jelas menuntut penambahan pengetahuan (kognitif) pada diri siswa.
Pelajaran yang banyak otomatis pekerjaan rumahpun sangat banyak. mampukah siswa mengerjakan PR di rumah yang banyak sementara sekolah sampai jam 3 sore bahkan jam 4, sampai di rumah jam 5 atau 6 sore karena pulang sekolah ada eskul atau ada pelajaran tambahan.

Akhirnya, banyak siswa  membuat status di facebook. galau dengan tugas-tugas, pusing dan stres dengan PR.
Kurikulum 2013 sudah sangat baik menuntut ada penilaian sikap dan keterampilan lebih dirinci. Sudah kami coba, menilai sikap dan keterampilan di kelas dengan mendetil. ya ..siswa lebih tertantang untuk melakukan yang terbaik ini sudah tepat.

Tapi..ternyata siswa masih bingung, panik, stress karena tugas yang dia dapatkan berasal dari banyak pelajaran..
Inilah maslahnya, sepertinya pembuat kurikulum ingin meniru dan mencontek negara lain mengembangkan sikap dan keterampilan. ya ini sudah sangat bagus..namun ternyata belum menyeluruh. Belum memperhatikan faktor jumlah mata pelajarannya. Mata pelajaran masih banyak 12 buah. Kami pernah observasi dan mengamati sekolah di Adelaide, Australia. Disana mata pelajran wajib hanya 5 macam, matematika, sains, geografi, bahasa inggris dan olah raga..sedangkan 6 mata pelajaran lainnya pilihan yang diseuaikan minat, bakat dan hobi siswa.

.Dengan demikian siswa tidak akan tertekan dan stress dengan banyak pelajaran, malah mereka bisa mengembangkan sikap, keterampilan dan karakter dalam pelajaran pilihan yang umumnya mengolah keterampilan dengan senang dan gembira. seperti memasak, seni, bela diri, musik, teater, mesin.menjahit, melukis...nah..justru yang lebih banyaknya adalah pelajaran yang mengolah sikap dan keterampilan, bukan..?

Kita lihat kembali di tanah air, tuntutan kurikulum 2013 sudah sangat baik, Kompetensi Inti dan Standar Isi yang ingin dicapai sudah sempurna dengan  menampilkan sikap dan keterampilan.

Namun masalahnya. kapan, dimana.mengunakan alat dan fasilitas apa.?
kalau jumlah jam pelajaran dan kedalaman materi masih banyak, hal yang sangat mustahil, hal yang sangat tidak mungkin sikap, keterampilan dan karakter akan terbentuk..yang ada adalah siswa yang tidak jujur, tukang nyontek, mudah mengeluh, putus asa,...mengapa..?


Karena untuk menyelesaikan tugas yang banyak, demi nilai yang ingin dicapai namun dia tak punya waktu banyak dan terlalu lelah, akhirnya siswa melaksanakan jalan pintas. copy-paste dari internet, menyontek teman atau asal saja tugas dikerjakan, ini adalah pengakuan siswa.
ya..akhirnya siswa disibukan dengan tugas dan pekerjaan yang tetap menuntut pengetahuan..

Ya..pelajaran terlalu banyak, tugas terlalu banyak, Jumlah bab dalam satu pelajaranpun terlalu padat. hal ini diluar batas kemampuan siswa, yang diharapkan siswa tumbuh dengan banyak wawasan dan pengetahuan namun kenyataannya siswa tertekan, stress dan trauma dengan sekolah,
Itulah kenyataan di lapangan.

Kapan pembentukan sikap dan keterampilan? Guru sudah pasti kewalahan juga, guru tak ada waktu untuk mengembangkan sikap dan keterampilan karena harus mengejar bahan ajar yang banyak dan padat...mungkin hanya di ektrakurikuler dan itupun  hanya satu kali dalam satu minggu, mungkinkah ini akan bisa  membentuk sikap, keterampilan dan  karakter? tentu tidak.sangat minim sekali..

Sebenarnya sudah banyak yang merasakan dan mengamati, bahwa pendidikan di tanah air tertalu menekankan pada pencapaian Pengetahuan sedangkan pencapaia sikap dan keterampilan sangat sedikit. Sudah banyak fakta yang sangat jelas, Nyontek sudah membudaya pada siswa di tanah air. Nyontek terpaksa dilakukan karena siswa tidak mampu menghapal dan mengerjakan tugas di rumah, inilah nyontek sebagai jalan pintas. Siswa tidak bisa berlalu jujur karena terpaksa untuk mempertahankan diri agar mendapat nilai ulangan yang bagus..

Sudah saatnya para pakar pendidikan, para pengatur pendidikan untuk memperhatikan permasalahan di lapangan. Sebenarnya Kurikulum 2013 sudah sangat bagus ada 4 kompetensi Inti. yaitu Ketuhanan, Sosial dan sikap, Pengetahuan dan Keterampilan. Tapi Masalah Utama di lapangan tidak cukup waktu untuk mengembangkap sikap dan keterampilan karena 2 faktor yaitu: Jumlah pelajaran wajib terlalu banyak (12) dan tiap pelajaran jumlah bab bahasan juga sangat banyak. Inilah masalahnya sehinga Pengetahuan tetap menjadi prioritas.

Padahal, pengetahuan bukan tujuan utama, tapi yang sangat penting adalah perubahan sikap positif, keterampilan yang bermanfaat untuk bekal hidup sepanjang hayat yang dibutuhkan siswa kita. karakter Positif yang sangat diperlukan oleh generasi kita..

Jika kita menjadikan perubahan sikap dan keterampilan sebagai tujuan utama, maka pengetahuan akan bisa dicapai. namun sebaliknya jika Pengetahuan dijadikan tujuan utama maka sikap dan keterampilan tidak akan tercapai.. Percayalah...


Buka..bukalah..mata lebar-lebar kenyataan di lapangan saat ini, bukalah pandangan pada siswa di sekolah yang sedang stress dan tertekan menghadapi tugas-tuga dengan sangat terpaksa.

Sebagus apapun stretegi dan metode pembelajaran yang diterapkan,  sesering diklat da pelatiha guru dilaksanakan , jika siswa tidak nyaman, jika siswa terpaksa, semua akan sia-sia saja. jadi yang paling penting adalah kesiapan, rasa aman dan nyaman siswa saat belajar tanpa penekanan dan tugas yang bertumpuk..

Semoga, mulai saat ini..banyak para pendidik menyadari pentingnya pembentukan sikap dan keterampilan dibanding pengetahuan yang akan disimpan di otak lalu dilupakan..

Semoga.. Pendidkan tanah air akan semakin maju dengan memperhatikan perkembangan sikap dan keterampilan untuk terbentuk karakter yang positif..



1 Desember 2014

Salam, untuk Kemajuan Pendidikan

Mardiah Alkaff







APA DAMPAK SISWA DAN ANAK  YANG   DIVONIS NAKAL DAN PEMBUAT MASALAH

     HINDARI PREDIKAT NAKAL DAN
        SIFAT NEGATIF PADA ANAK

Satu pemandangan yang sangat mudah didapatkan di sekolah, guru mengatakan kalau siswanya nakal, tidak sopan, bodoh. karena memang di depan semua orang siswa itu menunjukan sifat negatif, tidak bisa mengerjakan soal, sering bolos sekolah, tidak mengerjakan PR, berantem dengan teman Semua sifat negatif tersebut memang dapat terlihat jelas oleh gur dan teman.

Guru akan mengatakan siswanya malas dan nakal, karena memang siswa tersebut malas dan nakal sering memuat masalh di sekolah. sehingga persepsi negatif siswa tersebut akan menyebar dibeberapa guru dan teman-temannya. sehingga siswa mengatakan dan memvonis dirinya malas dan nakal. 

Kalau sudah banyak orang dan dirinya sendiri mengatakan siswa nakal dan malas, maka apakah siswa ini akan semangat belajar dan memiliki motivasi untuk maju?
Tentu tidak, siswa yang sudah divonis nakal dan bandel ini akan sulit memangkitkan semangat belajar. lalu bagaimana tujuan pembelajaran akan tercapai secara maksimal?  Dan sudah jelas,
 mudah memvonis  sifat negatif siswa ini akan sangat merugikan masa depan dan karakter siswa, malah akan termasuk pembunuhan karakter.
Predikat-predikat buruk memang cenderung memiliki dampak yang buruk pula. Nakal adalah predikat yang tak diinginkan oleh guru, orang tua, bahkan oleh si anak sendiri. Namun, seringkali lingkungan telah memberikan predikat itu kepada si anak: kamu anak nakal, kamu anak kurang ajar, kamu anak susah diatur, dan sebagainya. Akibatnya, si anak merasa divonis.

Sumber: http://www.dakwatuna.com/2012/09/24/23024/jangan-sebut-anak-anda-nakal/#ixzz3KKPzUPVm 
Follow us: @dakwatuna on Twitter | dakwatunacom on Facebook



Lalu bagaimana seharusnya jika disekolah menghadapi siswa naka. males. sombong. cuek, dan sejumlah predikat negatif lainnya..?
Cara pertama adalah dengan aturan disiplin yag diterapkan di sekolah, jika cara ini tidak berhasil bisa dilakukan yang lebih efektif yaitu dengan Bimbingan dan Konseling


Inilah cara yang sama sekali tidak menggunakan bentuk sanksi apa pun, tetapi lebih mengandalkan pada terjadinya kualitas hubungan interpersonal yang saling percaya di antara konselor dan siswa yang bermasalah, sehingga setahap demi setahap siswa tersebut dapat memahami dan menerima diri dan lingkungannya, serta dapat mengarahkan diri guna tercapainya penyesuaian diri yang lebih baik. 

jadi..yang leih pentng dan lebih aman untuk perkembangan pribadi dan karakter siswa, Guru tidak mudah menfonis dan menjudmen siswa memiliki sifat negatif. tapi lakukanlah cara yang paling bijak sana, Pendekatan personal yang yang saling percaya, saling memahami, jauh daripenekanan, seperti pada; 
(https://akhmadsudrajat.wordpress.com/2008/07/08/penanganan-siswa-bermasalah-di-sekolah/)





Hindari Sebutan Nakal, sombong, egois dan sifat Negatif lainnya

Jika tuduhan nakal itu diberikan berulang-ulang oleh banyak orang, akan menjadikan anak yakin bahwa ia memang nakal. Bagaimanapun nakalnya si anak, pada mulanya tuduhan itu tidak menyenangkan bagi dirinya. Apalagi, jika sudah sampai menjadi bahan tertawaan, cemoohan, dan ejekan, akan sangat menggores relung hatinya yang paling dalam. Hatinya luka. Ia akan berusaha melawan tuduhan itu, namun justru dengan tindak kenakalannya yang lebih lanjut.

Hendaknya orang tua dan guru  menyadari bahwa mengingatkan kesalahan anak tidak identik dengan memberikan predikat “nakal” kepadanya. Nakal itu —di telinga siapa pun yang masih waras— senantiasa berkesan negatif. Siapa tahu, anak menjadi nakal justru lantaran diberi predikat “nakal” oleh orang tua, guru, atau lingkungannya!

Mengingatkan kesalahan anak hendaknya dengan bijak dan kasih sayang. Bagaimanapun, mereka masih kecil. Sangat mungkin melaku­kan kesalahan karena ketidaktahuan, atau karena sebab-sebab yang lain. Namun, apa pun bentuk kenakalan anak, biasanya ada penyebab yang bisa dilacak sebagai sebuah bahan evaluasi diri bagi para pendidik dan orang tua.


Sekali lagi, jangan cepat memberi predikat negatif. Hal itu akan membawa dampak psikologis yang traumatik bagi anak. Belum tentu anak yang sulit diatur itu nakal, bisa jadi justru itulah tanda-tanda kecerdasan dan kelebihannya dibandingkan anak lain. Hanya saja, orang tua biasanya tidak sabar dengan kondisi ini.

Ungkapan bijak Dorothy Law Nolte dalam syair Children Learn What They Live berikut bisa dijadikan sebagai bahan perenungan,

Bila anak sering dikritik, ia belajar mengumpat
Bila anak sering dikasari, ia belajar berkelahi

Bila anak sering diejek, ia belajar menjadi pemalu
Bila anak sering dipermalukan, ia belajar merasa bersalah

Bila anak sering dimaklumi, ia belajar menjadi sabar
Bila anak sering disemangati, ia belajar menghargai

Bila anak mendapatkan haknya, ia belajar bertindak adil
Bila anak merasa aman, ia belajar percaya

Bila anak mendapat pengakuan, ia belajar menyukai dirinya
Bila anak diterima dan diakrabi, ia akan menemukan cinta.


Cara Pandang Positif 

Hendaknya guru dan orang tua selalu memiliki cara pandang positif terhadap anak. Jika anak sulit diatur, maka ia berpikir bahwa anaknya kelebihan energi potensial yang belum tersalurkan. Maka orang tua berusaha untuk memberikan saluran bagi energi potensial anaknya yang melimpah ruah itu, dengan berbagai kegiatan yang positif. Selama ini anaknya belum mendapatkan alternatif kegiatan yang memadai untuk menyalurkan berbagai potensinya.

Dengan cara pandang positif seperti itu, orang tua tidak akan emosional dalam menghadapi ketidaktertiban anak. Orang tua akan cenderung introspeksi dalam dirinya, bukan sekadar menyalahkan anak dan memberikan klaim negatif seperti kata nakal. Orang tua akan lebih lembut dalam berinteraksi dengan anak-anak, dan berusaha untuk mencari jalan keluar terbaik. Bukan dengan kemarahan, bukan dengan kata-kata kasar, bukan dengan pemberian predikat nakal, sombong, susah diatur

“Kamu anak baik dan shalih. Tolong lebih mendengar pesan ibu ya Nak”, ungkapan ini sangat indah dan positif.

“Bapak bangga punya anak kamu. Ibu bangga punya murid seprti kamu. Banyak potensi kamu miliki. Jangan ulangi lagi perbuatanmu ini ya Nak”, ungkap seorang bapak atau guru  ketika ketahuan anaknya atau siswanya memiliki sifat negatif

Semoga kita mampu menjadi orang tua dan guru  yang bijak dalam membimbing, mendidik dan mengarahkan tumbuh kembang anak-anak kita. Hentikan sebutan nakal untuk mendidik anak-anak.



Semoga, orang tua dan Guru dapat mendapingi anak dan siswanya dengan penuh bijaksana dan tanggung jawab, tanpa emosi dan permushan, namun dengan menananmkan rasa CINTA dan PERSAHABATAN yang tulus dan sejati, penuh Nurani yang pastinya akan menghasilkan bunga indah yang erseri yang dapt memberi harum dan menghasilkan buah yang sangat manis,

Semoga...
Salam
 Greetings of love and friendship

Mardiah Alkaff. 28 Nop 2014













CARA MEMBANGUN KESUKSESAN YANG PENUH MANFAAT DALAM MAHA KARYA

(Sedikit Bicara banyak Bekerja)

"Seorang mukmin yang kuat Lebih baik dan lebih disukai Allah daripada seorang mukmin yang lemah dalam segala kebaikan. Peliharalah segala yang menguntngkan kamu dan Mohonlah Pertolongan Allah, dan jangan lemah semangat (patah hati)," (HR.Muslim)

Pekerjaan yang kita lakukan sehari-hari akan terasa biasa saja karena merupakan rutininas dan kewajiban yang harus dilakukan. Dan akan terasa diam di tempat dan ada pada satu titik yang tidak maju dan tidak mundur. Namun sebaliknya banyak orang kreatif yang memiliki ide dan gagasan baru yang tentunya sangat brilian.

Lalu  apakah orang kretif itu bisa sukses dan menghasilkan mahakarya? belum tentu juga
karena gagasan dan ide yang dihasilkan oleh orang kreatif  akan  bisa menggetarkan dunia jika diiringi  konsistensi atau tepatnya aksi. Memang  gagasan besar itu penting namun eksekusi yang hebat jauh lebih penting.

Selanjutnya, dunia akan mengenal anda orang hebat dan sukses, bukan dari gagasannya tapi karena karya, pekerjaan dan bukti nyata yang berwujud.

Inilah yang membedakan antara orang yang banyak berbicara dengan yang banyak bekerja. Itulah sebabnya Allah SWT sangat menghormati orang yang bekerja, bukan yang banyak bicara. seperti Firmanya, " Katakanlah, bekerjalah kamu maka Allah dan Rasulnya serta orang-orang yang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu" (QS.At-Taubah: 105)

Lalu Kyai H. Ahmad dahlan berkata, " Sedikit Bicara, banyak bekerja". dan Imam Al-Auza`i mengatakan" Orang mukmin itu sedikit bicaranya dan banyak bekerja, sedangkan orang munafik itu banyak bicaranya dan sedikit bekerjanya".

Untuk mewuudkan banyak bekerja dan sedikit bicara sebenarnya sangat mudah, Tunjukan pada dunia Gagsan anda dalam  Mega Karyamu.
 Seperti apa dan bagaimana kita membuat gagasan yang punya daya Ledak yang menuntun anda pada kesuksesan ?

Tentunya tidak bisa sekaligus jadi, perlu persiapan yang terencana, kesiapan fisik, mental, emosi, pengetahuan. Disamping itu banyak hal penting yang harus diperhatikan agar kita bisa mewujudkan Maha karya yang luar biasa sebagai tanda kita orang yang sukses,

Diantaranya:
1.Kenali terlebih dahulu kapasitas internal kita, kemampuan  dasar kita.  Apa yang bisa dan biasa kita lakukan.  Bisa  berupa kesukan dan hobi,  yang bisa jadi ini adalah kompetensi inti anda.

2.Perlu menghormati kegagalan, karena kegagalan adalah sukses yang tertunda, Terima apa adanya kegagan anda,  lapangkanlah dada anda seraya mengatakan " Saya memang gagal, tapi saya akan bangkit.

3. Membangkitkan Energi kehancuran, Jika anda telah merasakan kepahitan yang sangat maka seluruh perenungan yang dalam, jerih payah, gagasan, pengalaman.motivasi , keberanian dan ruhiyah menjadi satu energi sendiri. Energi yang sangat besar, yang jika anda berhasil mengendalikannya maka anda akan menjadi tidak terbendung. Inilah Energi Expertise.

4. Keberanian. Tunjukan keberanian kita karena tak ada yang tidak bisa kalau belum dicoba

5. Daya tahan, seberapa jauh anda memiliki ketahanan dan kekuatan dalam  menghadapi Ujian

6. Bermain dengan resiko. Ternyata bermain dengan resiko itu menantang sekaligus menyenangkan. Ia akan mempercepat pertumbhan jiwa dan kematangan emosi.

6. Nikmatilah masalah,  karena bersama kesulitan pasti ada kemudahan. Peganglah prinsip bahwa Masalah itu ibarat olah raga dan ibarat jamu bagi kesehatan. Ia terkadang pahit tapi menjadikan diri kita sehat. Marilah kita bermain di atas masalah, Jangan sampai justru masalah mempermainkan kita.

7. Orang-orang Besar di dunia ini tidaklah serta merta menjadi orang besar, tetapi mereka melewati berbagai proses, aral dan ujian.

8. Pemimpin besar memiliki firasat yang tajam, dengan firasat yang tajam itu, kita mampu membedakan mana yang asli dan mana yang imitasi, mana penipu dan mana penghianat.

Inilah beberapa tips agar kita bisa membuktikan bahwa semua kemampuan dan energi yang kita miliki dapat  mengisi kehidupan  yang sangat singkat dengan hidup penuh manfaat dan penuh berkah untuk sekeliling kita. Kita bisa saja berumur pendek namun nama kita, bisa berumur panjang dengan karya kita selalu dimanfaatkan oleh generasi mendatang.

Dan yang terpenting,

TIDAK ADA KESUKSESKAN YANG DAPAT DIRAIH SENDIRIAN. NAMUN KESUKSESAN AKAN DIRAIH DALAM KEBERSAMAAN.

Semoga tulisan ini bisa bermanfaat seperti yang penulisa rasakan sangat memberi dorongan dan motivasi agar  terus semangat berkarya tanpa ada kata jemu dan menyerah selama masih ada energi.

Manfaat tlisan ini berasal dari Buku yang sangat special : Dahsyatnya Energi Jiwa" ~ Surga, Tahta, Harta, dan dunia di Tangan Anda" Karya Reza M. Syarief dan Ahmad Husaini. Penerbit Qultum Media, jakarta juli 2010

25 Nopember 2014

Salam
Full Love

Mardiah Alkaff



CARA MENGHADAPI SISWA  PEMBUAT MASALAH namun CERDAS.

(Biarkan mereka tumbuh Positif dan bermanfaat, jangan Biarkan mereka tumbuh suram, pesimis, pendendam atau Pembunuh)
gifted-300x162Sangat sering di sekolah ditemukan siswa yang bermasalah. Malas sekolah,  banyak ulah, menggagu teman, melawan guru, berantem. Itulah permasalah siswa yang membuat para guru sangat kebingungan.

Umumnya  guru menganggap siswa tersebut nakal karena memang siswa tersebut dikenal sebagai trouble makers. si pembuat masalah. Sudah banyak kasus siswa nakal dapat diatasi oleh guru dengan baik, namun kadang guru sangat sulit mengatasi siswa bermasalah yang berujung siswa dikembalikan pada orang tua degan pindah sekolah atau berhenti sekolah atau tetap di sekolah dengan terus menjadi si pembuat masalah.


Itulah kejadian yang umum di setiap sekolah. Bagaimna untuk menyelesaikan permasalahan siswa bermasalah di sekolah? Salah satu langkah adalah mengamati IQ siswa tentu setelah diamati latar belakang keluarganya.


Coba kita amati temasuk IQ yang mana anak dan siswa yang ada di sekitar kita
90-109         : Rata-rata
110 – 119    : Di atas rata-rata, atau pandai
120-129       : Sangat pandai
130 ke atas  : Genius


Permasalaham anak yang memiliki IQ 130 atau lebih sering kali sangat membingungkan guru. Karena prestasi pelajaran dia unggul, bahkan beberapa mata pelajaran tertentu dia sangat menguasi. kehadiran di sekolah tidak masalah. namun yang menjadi permasalahan adalah sikap dan tingkah lakunya yang tidak sama dengan siswa umumnya, 


Bicaranya sulit dihentikan, argumennya kuat, dalam berbicara selalu ingin menguasai sehingga tidak sedikit teman menjauh dan dianggap sombong akhirnya di sekolah dia sering menyendiri.
Saat belajar tidak jarang dia ngantuk atau malah sering keluar kelas dengan banyak alasan, jika ditegur guru dia malah berargumen sehingga guru menganggap siswa tersebut tidak menghargai guru dan tidak sopan.


Ya, inilah siswa pembuat masalah yang sangat membuat bingung teman dan guru di sekolah.
lalu mengapa siswa terseut bersikap demikian ?


Selayaknya guru dan orang tua mengamati dan menyelidiki segala hal tentang siswa ini, terutama IQ yang dimilikinya, yang barangkali siswa tersebut termasuk yang memiliki IQ 130 ke atas yang termasuk genius atau Super Normal. kalau benar maka seharusnya para guru dan orang tua dapat memperlakukan dia dengan tepat karena jika salah memperlakukan maka siswa tersebut akan menjadi siswa negatif, terpuruk, drouf out atau bahkan menjadi pembunuh.
Mari kita kenali lebih jauh anak yang memiliki IQ 130 atau lebih.


A. KELEBIHAN ANAK SUPERNORMAL





Anak yang memiliki IQ 130 atau lebih memiliki  kelebihan atau kekurangannya
lalu bagaimana menanganai kasus siswa Trouble macker.Yang salah satunya memiliki IQ yang tinggi, Yang banyak juga disebut ANAK SUPERNORMAL. Sebutan bagi anak-anak yang memiliki kemampuan unggul (anak super) antara ahli yang satu dan yang lainnya berbeda-beda tergantung pandangan dan disiplin ilmu yang dianutnya. Para pendidik misalnya, lebih sering menggunakan istilah anak sangat cerdas (genius); kalangan psikolog lebih senang menggunakan istilah anak yang berkemampuan istimewa (Alimin, 2005). Ahli lain menggunakan istilah anak Supernormal (Endang, M. S., 2007) ,sedangkan UU Sisdiknas No. 20/2003 istilah yang digunakan untuk menyebut anak berkemampuan unggul adalah dengan istilah anak kecerdasan luar biasa (ABLB).


Adapun kelebihan Anak Super Normal adalah:

1. Kemampuan di atas rata-rata (above average) 
    Ditandai dengan kemampuan abstraksi yang cepat, daya ingat tinggi, tidak mudah                                lupa, daya imajinasinya tinggi dan mempunyai daya penalaran yang luas terhadap  
    pemecahan suatu  masalah.
 2. Kreatifitas (creativity)   Dia mampu menciptakan sesuatu dari hasil pengetahuannya. Juga                    ditandai dengn                       kemampuan            mengungkapkan gagasan baru dalam                          memecahkan                masalah          dan kemampuan dalam                   menghubungkan unsur-          unsur baru yang telah ada.
 3. Tanggung  jawab terhadap tugas (task commitment).           
     Ditandai dengan kemampuan menyelesaikan tugas yang telah menjadi tanggung jawabnya. Ia              memiliki kepribadian yang ulet, tekun, dan tidak mudah menyerah pada keadaan serta mampu            mencari terobosan yang memungkinkan untuk dikembangkan dalam mengembangkan                          kehidupan mendatang.
4.Segi fisik          
    Terlihat sehat, enerjik, tidak mudah lelah, dan seakan tidak mau diam dalam rangka mencari               hal baru yang dikerjakan, psikomotoriknya lebih fleksibel dan cepat dalam menerima tigas-                tugas yang diberikan
 5.Segi mental intelektual         

    Usia mentalnya lebih tinggi dari anak sebayanya, pemahamannya cepat dan kuat, senang                       menanggapi soal-soal yang mengandung pemecahan masalah dan pantang menyerah.
6.Segi sosial         

  Anak supernormal lebih senang bergaul dengan anak-anak yang berusia di atasnya, senang                  bergabung dengan kelompok yang mengandung memecahkan masalah, suka memimpin dalam            setiap event kegiatan, fleksibel, dalam bergaul, dan memiliki jaringan yang luas dengan teman-            temannya.

 7. Segi emosional         
Mempunyai kepercayaan diri yang kuat, peka terhadap berbagai hal yang ada di sekitarnya,                suka dengan hal-hal yang baru, memiliki keteguhan hati, tidak cengeng, dan menatap dunia               dengan optimistik. (Munandar, SCU, 2003).

C. CIRI NEGATIF ANAK SUPERNORMAL    

 Anak supernorml juga memiliki ciri negetif yang sering sering membuat teman dan guru tidak            menyukainya.
  1. Anak cenderung egois, memntingkan diri sendiri.
  2. Tidak peka terhadap keadaan sekelilingnya.
  3. Memiliki temperamen tinggi
  4. Mudah marah apabila menghadapi masalah yang kurang sesuai dengan suasana hatinya.
  5. Terlalu reaktif.
  6. Kadang sulit mengadakan hubungan (relasi) dengan teman sebayanya.
  7. Kepribadian kurang stabil.


D. APA MAKNANYA? GIFTED CHILDREN, SUPERIOR CATEGORY.


Dengan IQ 130 lebih, seorang anak biasanya dikategorikan superior, genius, gifted. Tetapi, perlu digaris bawahi dari pengertian ini.
National Association for Gifted Children, merekomendasikann keputusan Marland Report to Congress 1972 tentang definisi gifted :
Students, children, or youth who gove evidence of high echievement capability in areas such as intellectual, creative, artistic, or leadership capacity, or in specific academic fields, and who need services and activities not ordinarily provided by the school in order to fully develop those capabilities.


IQ 130, yang hanya mencerminkan kondisi pas-pasan dari seseorang, akan menjadi ancaman bagi individu tersebut. Bedasarkan penelitian, anak dengan IQ130 ke atas seringkali menjadi anak yang mudah patah semangat, malas, enggan bergaul, enggan menjalin relasi baik dengan guru. Akibatnya, prestasi mereka sama saja dengan anak dengan IQ 100. Individu macam ini, tidak akan terdeteksi sebagai gifted , sebab IQ tingginya tidak memberikan cerminan yang spesifik dan istimewa.
Maka kita sebagai orangtua dan guru, justru harus bekerja ekstra keras, ekstra hati-hati, ekstra luarbiasa merawat anak ber IQ 130 sebab dalam banyak kasus, anak-anak ini menjadi anak-anak yang rawan masalah.Ya..anak yang banyak masalah.


Freak 130! Inilah anak yang sering tidur di kelas, sering keluar kelas, enggan mendengarkan guru, meremehkan pelajaran, meremehkan teman-teman, merasa lingkungan menyudutkan dan tidak dapat mengikuti kecepatan alur berpikir mereka. Inilah anak trouble maker sebab sangat suka membantah dan punya cirri khas : lack of social competence! Anak 130 biasanya –malangnya- minim kompetensi sosial sehingga mereka acuh tak acuh, egois, mau menang sendiri.


Semakin remaja, kompetensi sosial yang kurang ini bisa menjadi ajang kekerasan, atau ajang self destructive. Putus asa, cepat menyerah, adalah cirri yang biasa menempel si 130 ini.
Maka, anda akan melihat orang-orang dengan IQ superios, genius atau gifted sangat mahir sebagai penjahat, mahir memanipulasi atau justru terpuruk dalam jurang kehancuran


Angka 130 masih harus terus didalami, bagaimana bakat dan minatnya. Bagaimana daya dukung orangtua dan fasilitas yang tersedia. Bagaimana kesiapan lingkungan dan sekolah untuk membentuk anak dengan IQ 130 lebih. Dan, apakah pemerintah melindungi tunas-tunas bangsa unggul macam ini?





E. LIHATLAH KISAH MENAKJUBKAN DAN MENGIRIS HATI

William James Sidis, seorang lelaki yang konon, memiliki IQ tertinggi di dunia, 254. Sumber lain menyebutkan IQ nya mungkin mencapai rentang hampir 300! Ia seorang Yahudi Ukraina. Ayahnya, Boris Sidis, Ph.D,M.D, seorang genius pula, menguasai 27 bahasa sementara William James Sidis menguasai 40 bahasa! Ibunya, Sarah Mandelbaum Sidis, M.D, lulusan Boston University. William James Sidis lulus bachelor of arts di usia 16 tahun, cum laude. Ia masuk Harvard di usia 11 tahun. Pada usia 8 tahun, Sidis mengarang buku Book of Vendergood yang mencakup bahasa Latin, Yunani, Jerman, Perancis.


WJ Sidis hidup selibat dan beranggapan tak ada seorang perempuan yang pantas untuknya.
Kehidupan William James Sidis menjadi polemic abadi hingga kini di kalangan pendidik, psikolog, media. Para pendidik menganggap ambisi Boris dan Sarah untuk menyekolahkan WJ Sidis di usia muda di jenjang sangat tinggi sebagai salah satu pencetus gangguan mentalnya. Sekalipun WJ Sidis mampu mengajar 3 kelas matematika sekaligus : trigonometri, geometri Euclidean, geometri non Euclidean. WJ Sidis juga dijuluki, peridromophile, orang yang tergila-gila mempelajari system transportasi; kehidupan sosial Sidis tak berkembang baik.


Media, turut menyumbang keterpurukan Sidis dengan selalu mengagungkannya, memujanya sehingga ia makin terisolir sebagai individu normal. Para psikolog terus meneliti kecerdasan Sidis, mengatakan bahwa inteligensi memang diturunkan , disisi lain menjadi pisau yang mencabik kehidupan seseorang bila tak diimbangi kompetensi sosial.
WJ Sidis meninggal di usia muda 46 tahun karena pendarahan otak. Hubungan dengan orangtuanya tak harmonis. Sebuah kisah menyebutkan, Boris meminta maaf atas semua kesalahannya. WJ Sidis hingga akhir hidupnya beranggapan, ayahnya telah merampas setiap kebahagiaan kehidupan. Meski Boris Sidis menyesali apa yang tidak diharapkan dalam pencapaian sang putra, WJ Sidis tampaknya tak mudah memaafkan orangtuanya.
Jumlah Anak GiftedDi Amerika, populasi anak gifted sekitar 3 juta anak, atau 5-7% dari populasi (catatan 1972). Kemungkinan hal itu akan lebih berkembang lagi. Di Indonesia belum ada data yang pasti.



F. APA YANG HARUS DILAKUKAN

NAGC menyebutkan, no one perfect programe for teaching gifted student. Tetapi, pelayanan yang kontinum (continuum services) harus dilakukan pihak-pihak terkait untuk anak-anak ini.
Pelayanan kontinum atau berkesinambungan ini harus melibatkan administrator, guru, orangtua dan murid dalam menu edukasi yang penuh penghargaan. Macam layanan dapat berupa:
• Akomodasi di kelas regular
• Tugas paruh waktu di kelas regular atau special
• Grup full time dengan anak-anak dengan kecakapan yang sama
• Akselerasi
• Pendaftaran ganda minat, dll
• Layanan yang disesuaikan lokal siswa , disini saya pikir, content religi dan sosial dapat dimasukkan seperti program menghafal Quran dll


Perlu kembali diingatkan bahwa guru, orangtua harus menjadi tim yang proaktif dan solid dalam menangani anak-anak gifted. Guru harus terus mengikuti pelatihan yang akan meningkatkan kecakapan dalam mengelola anak-anak gifted, begitupun orangtua harus lebih kooperatif memandang masalah dan solusi. System pembelajaran harus menjadi magnet bagi anak-anak ini.



G. EKTRIM KANAN ATAU EKTRIM KIRI?

Pemerintah saat ini menghimbau sekolah inklusi untuk memasukkan dua orang anak ABK yang sesuai dengan kemampuan sekolah dalam kelas pembelajaran. Banyak sekali yayasan bagi anak-anak dengan kondisi ekstrim kiri (suatu letak yang berada di sisi kiri kurva normal), dan orang rata-rata merasa iba dan berbelas kasih kepada anak-anak “ekstrim kiri”.


Anak-anak ekstrik kanan, di Indonesia belum mendapatkan tempat yang sesuai.
Boleh jadi, mereka bahkan tak menuai belas kasih tetapi menuai caci maki akibat perilaku mereka yang meresahkan
. Ya, terkadang sebagai orangtua atau guru, rasanya kesal dan marah sekali menghadapi anak sok tahu, pemalas, enggan memperhatikan dan punya hubungan buruk dengan teman-teman. Padahal, si menyebalkan itu ternyata anak gifted yang haus akan arahan.
Usai mengikuti ICP Hesos- international conference on psychology in health, education, social, organization setting, rasanya mimpi saya bertambah banyak 


Jika kita sangat peduli pada anak yang memiliki kemampuan super ini, sudah selayaknya mereka dibimbing secara khusus dalam sekolah khusus agar kemampuannya dapat berkembang dengan baik dan dapat bermanfaat untuk kehidupan nyata. yang tentunya  Sekolah yang ramah, yang memahami bahwa dibalik keunggulan inteligensi mereka yang luarbiasa, dibalik ketidak pekaan terhadap sesama, dibalik kompetensi sosial yang payah, ada sikap luarbiasa yang ada pada anak-anak 130 ini : mereka cepat belajar, cepat menangkap. Sentuhan hati untuk mereka, semoga membuat anak-anak special ini tidak menjadi trouble maker lagi, tetapi anak-anak dengan kompetensi sosial yang lebih baik, siap menjadi pemimpin dan pencari solusi.

Semoga..

Tulisan ini dapat menjadi jalan keluar bagi orang tua dan sekolah yang memiliki siswa supernormal, siswa Gifted , sehingga orang tua dan guru tidak merasakan kebingungan, tidak menekan, tidak membenci lagi malah dapat menyayangi,membantu siswa Supernormal untuk mengembangkan segala kemampuan yang  telah diberikan oleh sang MAHA PENCIPTA.

Sehingga keberadan siswa Gifted di sekolah tidak merasa cemas, tertekan, terasingkan.
Sehingga siswa gifted dapat terhindar dari masa depan yang suram, sadis, pendendam atau bahkan pembunuh.


Semoga kita bisa berbuat bijaksana menerima segala keadaan, kelebihan dan kekurangan ana dan siswa kita. Karena segala kebaikan yang kita tanam maka akan tumbuh kebaikan pula, Namun jika menanam keburukan maka keburukan pula yang akan kita raih.

Karena dimanapun dan kapanpun Hidup itu adalah Alamiah..


Salam Perdamaian penuh LOVE
Mardiah Alkaff
23 Nop 2014





Tulisan Menginspirasi

BEST PRACTISE KALISA (Katrol Lift dengan STEM) Pengalaman terbaik dalam implementasi Pembelejaran Mendalam Oleh: Mardiah SMP Negeri 3 Padala...